TUHAN tidak memerlukan manusia yang hebat






Ladang-Tuhan.com


Markus 10 : 34 (TB)
"Dan ia akan diolok-olokkan, diludahi, disesah dan dibunuh, dan sesudah tiga hari ia akan bangkit."


Manusia cenderung menyukai yang serba super, serba hebat, serba dahsyat. Tokoh-tokoh pahlawan dalam komik dan film digambarkan demikian. Semboyan Olimpiade lebih cepat, lebih kuat lebih tinggi.

Manusia beranggapan bahwa di tengah kehidupan yang penuh persaingan ini, mereka yang kuatlah yang akan selamat.

Tuhan Yesus menyebut diri-Nya anak manusia. Artinya , Mesias yang taat sepenuhnya pada bapa, termasuk menanggung penderitaan di kayu salib, demi menyelamatkan umat manusia. Dia bukan Mesias yang memakai  kekerasan dan kekuatan, melainkan Mesias yang lemah lembut dan rendah hati, Bahkan jatuh ketangan musuh untuk di siksa dan mati. Para murid Tuhan Yesus pada waktu itu sulit menerima sosok Mesias yang seperti itu. Sebagian orang pada masa kini pun berpendapat demikian.


Tetapi, apa arti menolak Mesias yang seperti itu ? itu berarti menolak karya keselamatan Allah dalam diri Kristus Yesus. Itu berarti melanggengkan jalan kekuatan dan kekerasan. itu berarti kehilangan hakikat hidup sebagai manusia.


Ketika kita menyebutkan karya keselamatan-Nya, Tuhan Yesus menyediakan kehidupan baru bagi kita. Hidup baru ini tidak selalu nyaman. Ada saatnya kita ditantang untuk berkurban pula, direndahkan dan dihina, demikian ketaatan kepada Tuhan dan dalam rangka pelaksanaan tugas dan panggilan sebagai pewarta keselamatan Allah. Syukurlah, Tuhan Yesus akan menyertai dan menguatkan kita menghadapi tantangan tersebut.

0 Response to "TUHAN tidak memerlukan manusia yang hebat"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Loading...