MERASAKAN BERKAT JASMANI DAN ROHANI





Ladang-Tuhan.com Kita tahu sepanjang hidupnya Daud senantiasa merasakan dan mengalami penggenapan janji-janji Tuhan.  Bukan hanya berkat jasmani yang dirasakannya, tetapi berkat-berkat rohani juga Tuhan limpahkan dalam kehidupannya sehingga ia berkata,  "aku mau bersukacita dan bersukaria karena Engkau, bermazmur bagi nama-Mu, ya Mahatinggi,"  (mazmur 9:3).




Daud berkata,  "Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah."  (Mazmur 23:5).  Selain itu Tuhan memperlengkapi Daud dengan pengurapan Roh-Nya yang kudus.



Pemazmur menyatakan; (Mazmur 9 : 2) ''Aku mau bersyukur kepada Tuhan dengan segenap hatiku, aku mau menceritakan segala perbuatan-Mu yang ajaib.''

Urapan berbicara tentang berkat rohani.  Urapan adalah tanda penyertaan, perlindungan, penjagaan dari Tuhan.  Adapun  ''piala'' berbicara tentang suatu kemenangan, kebesaran dan kejayaan.  Karena itu, sekalipun harus diperhadapkan dengan berbagai masalah dan besarnya tantangan, Daud sangat percaya bahwa ia tidak menghadapinya seorang diri, ada Tuhan selalu menyertai dan berada di pihaknya.  Ketika berhadapan dengan Goliat, raksasa Filistin yang  "Tingginya enam hasta sejengkal."  (1 Samuel 17:4), lengkap dengan  "Ketopong tembaga ada di kepalanya, dan ia memakai baju zirah yang bersisik; berat baju zirah ini lima ribu syikal tembaga."  (1 Samuel 17:5), Daud tidak gentar dan tawar hati.  Secara akal manusia Goliat bukanlah lawan yang sepadan, namun Daud percaya jika Tuhan beserta maka tidak ada perkara yang mustahil.

 "Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam...Hari ini juga TUHAN akan menyerahkan engkau ke dalam tanganku dan aku akan mengalahkan engkau dan memenggal kepalamu dari tubuhmu;"  (1 Samuel 17:45-46).  Daud begitu yakin dapat mengalahkan Goliat, bukan dengan kehebatan dan kekuatan manusia, tapi dengan nama Tuhan.


(Roma 9:15-16) ''Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siapa Aku mau bermurah hati. Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati Allah." 




''Ketika kita hidup benar di dalam TUHAN, pasti  TUHAN menjamin hidup jasmani dan rohani kita''

0 Response to "MERASAKAN BERKAT JASMANI DAN ROHANI "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Loading...